Lampung Selatan - Orbitnews.info -
Kecelakaan tunggal satu unit mobil pikap yang terjadi di dekat Gerbang Tol Kalianda, Lampung Selatan, Rabu (22/7/2026) pukul 16.22 WIB, mengakibatkan dua orang meninggal. Dua korban diketahui merupakan santri yang menumpang di mobil pikap tersebut.
Mobil pikap tersebut diketahui mengangkut tujuh orang santri, dan kemudian hilang kendali hingga akhirnya menabrak rumah warga. Selain dua korban meninggal, lima korban lainnya luka-luka dan dilarikan ke rumah sakit.
Winda, salah seorang warga mengaku mendengar suara benturan keras sesaat setelah berpindah dari lokasi di depan rumahnya.
"Baru sekitar dua menit pindah ke belakang rumah, tiba-tiba terdengar suara tabrakan keras. Pas saya lihat, korban sudah bergelimpangan di pekarangan," ujar Winda.
Ia mengatakan seluruh korban merupakan santri yang baru selesai membuang sampah. Menurutnya, mobil diduga melaju cukup kencang sebelum akhirnya kehilangan kendali dan menabrak rumah warga.
"Dua orang meninggal di lokasi. Sopir sempat terjepit di dalam mobil, sedangkan korban lainnya terpental ke berbagai arah," katanya.
Polisi telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan memeriksa sejumlah saksi untuk mengungkap penyebab pasti kecelakaan. Dugaan sementara, kendaraan kehilangan kendali sebelum menghantam rumah warga.
Kasatlantas Polres Lampung Selatan, AKP M. Erza Trisyahputra Nasution menyebut data korban tewas bernama M. Al-ghifari berusia 18 tahun dan M.Faril berusia 16 tahun. Para korban merupakan santri Pondok Pesantren Miftahul Huda 606.
"Jadi dari hasil keterangan saksi maupun korban selamat, mereka ini rombongan santri ponpes. Total ada 7 orang memang di mana 2 di antaranya ini meninggal dunia, 2 luka berat dan 3 lainnya luka ringan," katanya.
Erza menjelaskan rombongan santri tersebut dikatakan hendak membuang sampah, namun dalam perjalanan terjadi kecelakaan tunggal hingga mobil tersebut menghantam rumah warga.
"Berdasarkan keterangan korban selamat mereka ini membawa sampah, jadi ingin membuang sampah ke daerah Gontor, tapi dalam perjalanan terjadi kecelakaan tunggal," jelasnya.
Dia menerangkan pihak keluarga korban telah dihubungi untuk menjemput korban meninggal dunia agar segera dimakamkan.
"Sudah, pihak keluarga sudah dihubungi. Kami juga masih mendalami terkait penyebab pasti kecelakaan tunggal ini," tandasnya.
Sumber: Detik.com
