SIKKA, Orbitnews.info -
Seorang calon pastor (frater) muda bernama Leonardus Noprianto Waku meninggal dunia setelah empat hari menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Umum Daerah (TC) Hillers Maumere, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Leonardus merupakan calon imam Keuskupan Labuan Bajo yang sedang menjalani masa pembinaan dan belajar di Seminari Tinggi Santu Petrus Ritapiret Maumere. Kepala BPBD Kabupaten Sikka, Margaretha Movaldes Da Maga Bapa, mengonfirmasi bahwa korban meninggal pada Selasa (18/8/2026) "Korban meninggal kemarin sore di RSUD Tc. Hillers Maumere," ujar Margaretha, saat dihubungi, Rabu (19/8/2026) pagi.
Menurut Margaretha, korban melompat dari lantai 3 rusunawa Seminari saat gempa magnitudo 7,7 mengguncang Kabupaten Sikka pada Sabtu, 15 Agustus 2026.
Korban kemudian dibawa ke rumah sakit guna mendapat perawatan medis. Setelah menjalani perawatan selama beberapa hari korban meninggal dunia. Margaretha mencatat, per Rabu pagi, jumlah korban meninggal akibat gempa sebanyak lima orang.
Diberitakan sebelumnya, gempa magnitudo 7,7 mengguncang sejumlah wilayah di NTT pada Sabtu pagi. Gempa berpusat di Kabupaten Nagekeo, dengan titik gempa 30 km arah Timur Laut di kedalaman di 15 km.
Kepala BMKG Stasiun Geofisika Kupang, Arief Tyastama, mengatakan bahwa sumber gempa berkaitan dengan aktivitas sesar aktif yang berada di bagian utara Pulau Flores. Menurut Arief, aktivitas sesar serupa juga pernah berkaitan dengan gempa yang terjadi pada 1992.
"Jadi memang ada sesar aktif yang di sepanjang utara Pulau Flores. Seperti juga pada tahun 92. Jadi ini penyebabnya adalah sesar yang di utara Pulau Flores," kata Arief.
Sumber: Kompas.com
