JAKARTA, Orbitnews.info -
Penyanyi Betrand Peto yang didampingi kuasa hukumnya, Koko Joseph Irianto dan Timoty Ezra Simanjuntak, membantah tudingan pelecehan seksual terhadap korban berinisial ANW (26) yang dilaporkan di Polda Metro Jaya beberapa waktu lalu. Adapun laporan tersebut dibuat ANW yang teregister dengan nomor LP/B/6780/IX/2026/SPK//POLDA METRO JAYA.
Kronologi versi Betrand Peto Betrand Peto memberikan penjelasan mengenai kedatangan dalam sebuah kelab di daerah Jakarta Selatan baru-baru ini.
Dia menyebut, kedatangannya di kelab tersebut hanya ingin bersenang-senang dengan teman-temannya.
Betrand bahkan tidak mengetahui adanya sosok ANW dan rekannya, D. “Karena aku tuh niatnya ke sana adalah cuma nyanyi-nyanyi sama teman-teman, gitu. Teman-teman itu kayak, ‘Ayo dong Nyo, kapan-kapan nyanyi bareng kita’, gitu.
Jadi intinya aku tuh tidak konsen ketika mereka ini ada. Jadi aku enggak merhatiin mereka, gitu,” kata Betrand Peto dalam press conference di daerah Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Senin (14/9/2026).
Betrand memastikan tidak ada obrolan sebelumnya antara dia dan ANW kala itu. Namun ia justru melihat ANW menangis dan langsung bertanya. Namun, seketika rekan D langsung melakukan hal yang kasar terhadap Betrand. Di situ, Betrand tidak melawan.
“Ketika muncul di mana mereka bilang bahwa, kan ada kemarin bilang kalau misalkan cewek ini tuh nangis. Saya pun bertanya kepada perempuannya, ‘kenapa bisa nangis?’. Dan dia itu enggak ada jawab sama sekali, enggak ada kasih aku untuk jawaban kayak ‘aku nangis gara-gara ini’, enggak,” tutur Betrand. “Dan habis itu, dari situ aku bilang, ini tiba-tiba, temannya itu datang yang antingnya copot. Aku pun enggak kenal sama mereka. Aku sama sekali enggak kenal sama mereka.
Tiba-tiba antingnya copot yang perempuan ini datang, gitu, bertanya sama aku. Dan dia itu tarik baju aku kayak begini. Aku tuh tidak bereaksi apa pun, aku cuma diam doang, diam,” tambah Betrand. Betrand pun berusaha menjelaskan. “Akhirnya dia tanya, tiba-tiba dia tanya itu enggak dengan baik-baik, tapi dia udah ngamuk duluan,” ucap Betrand.
Dari sinilah terjadi dugaan kekerasan yang dilakukan teman Betrand terhadap D hingga membuat kupingnya sobek kala itu.
Beberkan beberapa poin bantahan Koko Joseph selaku kuasa hukum Betrand membantah beberapa poin yang disebut pihak ANW. Adapun poin yang dibantah yakni tudingan pelecehan di depan toilet hingga dugaan kekerasan fisik yang dilakukan kliennya.
“Dikatakan dalam press conference pelapor kemarin, bahwa klien kami menarik tangan, menarik tangan dari pelapor. Dan dengan tegas untuk itu kami bantah, bahwa hal tersebut tidak ada dan tidak benar,” tutur Koko Joseph. “Lalu yang menjadi highlight di sini, adalah dikatakan dalam press conference pelapor ada pelecehan di depan toilet.
Kami juga membantah dengan tegas bahwa hal itu tidak ada dan tidak benar. Tidak pernah ada pelecehan seksual di depan toilet yang dilakukan oleh klien kami,” tambah Koko Joseph. Joseph menyebut, tidak ada niatan kliennya untuk melakukan hal tersebut.
“Tidak ada niat sedikit pun dari klien kami juga untuk melakukan hal itu, dan kami rasa juga dari saksi-saksi yang ada, hal itu dirasa tidak mungkin karena di dalam ruangan tersebut terdapat banyak orang,” ungkap Koko Joseph.
Tidak ingat ANW Betrand memastikan tidak mengenal sosok ANW yang menudingnya melakukan pelecehan seksual. Penyanyi yang akrab disapa Onyo ini mengaku bahkan tidak mengingat wajah ANW ketika berada di kelab tersebut.
“Aku pun kalau ditanya, aku pun enggak tahu mereka siapa. Aku ingat wajahnya juga enggak sama sekali,” ujar Betrand. Koko Joseph menegaskan tidak ada kontak fisik antara kliennya dengan ANW. “Enggak ada. Makanya tarik tangan itu tadi kita bantah. Onyo enggak pernah narik tangan apalagi melakukan kekerasan seksual,” timpal Koko Joseph.
Respons Ruben Onsu Dalam kesempatan itu, Betrand mengungkap respons sang ayah, Ruben Onsu, usai dilaporkan atas kasus dugaan pelecehan seksual. Kata Betrand, ayahnya hanya berpesan agar lebih berhati-hati lagi. “Kalau respons dari Ayah itu dia (Ruben) bilang kayak, ‘Lain kali lebih hati-hati’, dinasihatinlah, layaknya seorang ayah nasihatin anaknya,” tutur Betrand.
Sumber:Kompas.com
