• Jelajahi

    Copyright © Orbit News
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

     


    Iklan

    Halaman

    Tragis! Dituduh Pembuat Tato, Pemuda di Siantar Tewas Dikeroyok Oknum OKP di Taman Bunga

    Jumat, 12 Juni 2026, Juni 12, 2026 WIB Last Updated 2026-06-12T05:52:09Z
    masukkan script iklan disini



    Siantar Orbitnews.info -


    Rezky Zumady Malau tak kuasa menahan pedih yang mendalam usai sang adik Jaka Jannes Malau tewas dikeroyok OKP di Taman Bunga Kota Pematangsiantar pada Kamis (28/5/2026) malam.


    Tanpa tahu permasalahan, sang adik dikeroyok dengan tuduhan sebagai pembuat tatto. 

    Kepada reporter Tribun-Medan.com, Jumat (12/6/2026) siang, Rezky menyampaikan bahwa berdasarkan laporan Polres Pematangsiantar, kejadian berawal saat mobil organisasi kepemudaan IPK berhenti di depan taman bunga. 



    "Dari dalam mobil, turun laki-laki sebanyak enam orang menemui marga Haloho. Mereka bertanya siapa di sini yang membuat tatto? Lalu Haloho yang berada di depan korban menjawab tidak tahu," kata Rezky. 



    Mungkin karena tak yakin dengan keterangan Haloho, keenam orang tersebut menuduh korban Jaka Jannes Malau lah orang yang membuat tatto. 



    "Namun salah satu pelaku langsung melakukan penyerangan (pemukulan) terhadap adik kami. Untuk membela dirinya, adik kami pun membalas serangan tersebut," kata Rezky. 



    Akan tetapi, para pelaku yang berjumlah lebih banyak akhirnya menghujam korban Jaka dengan memukul secara bersama-sama. Parahnya, masyarakat di sekitar kejadian diminta tidak ikut campur. 



    "Setelah adik kami sekarat, adik kami dibawa ke RSUD Djasamen Saragih Pematangsiantar dan ditinggalkan. Besok harinya sekitar pukul 15.45 WIB, adik kami pun menghembuskan nafas terakhirnya," kata Rezky. 



    Pihak keluarga sendiri telah menyetujui proses autopsi terhadap korban dan selanjutnya membuat laporan ke Polres Pematangsiantar dan berharap para pelaku dapat ditangkap dan dihukum setimpal dengan perbuatannya. 



    Terpisah, Kasat Reskrim Polres Pematangsiantar AKP Sandy Riz Akbar menyampaikan bahwa pihaknya akan mencari keseluruhan pelaku pengeroyokan yang mengakibatkan korban meninggal dunia. 



    "Dua orang sudah kita amankan, yang lainnya sedang kita lakukan pencarian," singkat Sandy. 


    Sumber: Tribun-Medan.com




    Komentar

    Tampilkan

    Terkini