Jakarta - Orbitnews.info -
Polisi mengungkap penyebab seorang pria penghuni kos ditemukan tewas di kamarnya, kawasan Mampang, Jakarta Selatan (Jaksel). Korban disebut meninggal dunia lantaran sakit.
"Korban meninggal karena sakit," kata Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes I Putu Yuni Setiawan, saat dihubungi, Kamis (16/7/2026).
Putu Yuni menuturkan korban memiliki riwayat sakit sebelum ditemukan tewas di kamar kosnya. Hal itu diketahui berdasarkan keterangan pihak keluarga.
"Ada riwayat sakitnya dari keluarga," ujarnya.
Selain itu, polisi juga tidak menemukan adanya tanda kekerasan maupun luka di tubuh korban. "Tidak ada tanda-tanda kekerasan," ucapnya.
Punya Riwayat Sakit Jantung
Dihubungi terpisah, Kapolsek Mampang, AKP Dian Purnomo, menuturkan korban diketahui memiliki riwayat sakit jantung. Hal itu terungkap dari keterangan pihak keluarga.
"Dari keterangan pihak keluarga, korban mempunyai riwayat jantung," tuturnya.
Dian mengatakan pihak keluarga juga menolak autopsi terhadap jenazah. "Pihak keluarga menolak autopsi," ucapnya.
Ditemukan Membusuk
Sebelumnya, jenazah korban ditemukan setelah lima hari tak keluar kamar. Kasi Humas Polres Metro Jakarta Selatan AKP Joko Adi mengatakan mulanya polisi menerima informasi dari masyarakat yang mengeluhkan bau tak sedap dari dalam kamar kos.
"Di TKP (tempat kejadian perkara) itu kan ada bau tidak sedap gitu. Biar nggak salah, hubungi polisi. Bersama warga, petugas buka paksa lah pintu itu," kata dia, Rabu (15/7).
Jenazah ditemukan pada Selasa (14/7). Setelah pintu kamar tersebut dibuka paksa, korban ditemukan sudah tidak bernyawa.
"Jadi, setelah nyari informasi dari lingkungan kos itu, dapat informasi bahwa hari Jumat itu si korban mengeluh sakit sama yang jaga kos ya," ungkapnya.
Kemudian pada Minggu (12/7), korban terdengar batuk-batuk di dalam kamarnya. Korban diketahui tinggal di kamar kos itu seorang diri.
"Jadi, setelah kejadian, yang dilakukan polisi menghubungi Identifikasi, kemudian korban dilarikan ke rumah sakit. Dan sementara dilihat pada tubuh korban tidak ada tanda-tanda kekerasan, sementara itu," bebernya.
Sumber: Detik.com
