• Jelajahi

    Copyright © Orbit News
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

     


    Iklan

    Halaman

    Adu Banteng Gran Max vs Colt Diesel di Tasikmalaya, 4 Orang Tewas dan 2 Luka

    Selasa, 18 Agustus 2026, Agustus 18, 2026 WIB Last Updated 2026-08-18T02:35:52Z
    masukkan script iklan disini



     TASIKMALAYA, Orbitnews.info -

    Kecelakaan maut menyebabkan empat orang korban meninggal dunia saat tragedi adu banteng antara mobil Gran Max dan Truk Colt Diesel di Jalan Jamanis, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, Senin (17/8/2026). Benturan keras kecelakaan mobil membuat terpentalnya kedua kendaraan terguling ke tepi jalan dan satunya lagi terjun ke kolam warga. 


    Jumlah korban seluruhnya 6 orang dengan 4 di antaranya meninggal dunia, 2 orang meninggal di lokasi kejadian dan 2 orang lagi saat dirawat di rumah sakit wilayah Kota Tasikmalaya.


     Kepala Unit Penegakan Hukum (Gakkum) Polres Tasikmalaya Kota, Ipda Devi Budi Radiansyah, mengatakan kecelakaan dua mobil terjadi di jalur Nasional Tasikmalaya-Bandung dengan arah saling berlawanan. Keempat korban meninggal merupakan satu kerabat keluarga penumpang mobil Gran Max.


    "Betul ada kecelakaan jam 13.30 WIB di wilayah Rajapolah antara dua kendaraan yang melaju dari arah Bandung dan dari arah Tasik, 4 korban meninggal dunia (meninggal), 2 di tempat kejadian perkara (lokasi) dan 2 di rumah sakit (rumah sakit)," jelas dia kepada Kompas.com lewat telepon, Selasa (18/8/2026).


    Selidiki Penyebab Kecelakaan

     Saat ini, polisi masih menyelidiki penyebab kejadian apakah ada kelalaian sopir atau karena kondisi kendaraan yang tak memadai dan faktor lainnya. Namun, para korban meninggal diketahui warga di luar daerah Tasikmalaya, yakni Rasidi (52) meninggal dunia di lokasi dan telah teridentifikasi melalui KTP. 


    Lalu, Nurlaelah (50) meninggal di lokasi dengan identitas diketahui melalui alat Mambis Inafis. Kemudian Rasti, istri Rasidi, serta Andri Rustandi (12), anak dari Nurlaelah. "Kalau para korban meninggal masih satu keluarga di mobil Gran Max," ungkap dia.


    Kata Saksi Mata

    Salah satu saksi kejadian, Rani Husein (42), mengaku awalnya mendengar benturan sangat keras di jalan depan rumahnya tabrakan adu banteng kedua mobil. Para korban pun sempat ditolong warga sekitar untuk dievakuasi di tengah jalan dan sebuah kolam warga tepi jalan. 


    "Korban ada yang tergeletak di jalan karena truknya terbalik. Lalu, ada korban di pinggir jalan yang terperosok ke kolam ikan," kata dia. Saat itu, kata Rani, kondisi jalan dalam kondisi tak begitu ramai dengan kedua kendaraan melaju sangat kencang di arah berlawanan. Para korban di mobil Gran Max sempat terendam air dengan penuh luka-luka berat dan ada yang sudah meninggal di lokasi. 


    "Korban yang saya lihat ada enam orang. Kondisinya sangat memprihatinkan karena mobil terendam air di dalam kolam. Di antaranya ada usia dewasa dan ada juga anak kecil kira-kira usia kelas 3 SD," ujar dia. Para korban lalu dibawa petugas medis ke rumah sakit Soekardjo Tasikmalaya sampai akhirnya dirujuk ke Rumah Sakit Hermina Tasikmalaya. 


    Sementara itu, petugas kepolisian masih menyelidiki penyebab pasti kecelakaan yang melibatkan kedua mobil yang tabrakan.


    Sumber : Kompas.com

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini