BULUKUMBA, Orbitnews.info -
Aparat kepolisian di Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan, menggerebek lokasi penampungan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi pada Selasa 25/8/2026) pada pukul 11.00 Wita. Aparat gabungan mengamankan 1 ton BBM bersama ratusan jerigen serta satu unit pickup.
Tak hanya itu, dua pelaku juga berhasil diamankan. Pihak kepolisian mengaku masih melakukan penyelidikan guna mengungkap sindikat mafia BBM bersubsidi. Penggerebekan dilakukan di salah satu satu lahan kosong yang berada di pemukiman penduduk, Jalan Puyuh, Kelurahan Caile, Kecamatan Ujung Bulu, Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan.
Ini dilakukan aparat gabungan Polsek Ujung Bulu dan Unit Tindak Pidana Tertentu (Tipiter) Reskrim Polresta Bulukumba.
Penggerebekan ini berdasarkan laporan masyarakat atas aktivitas penimbunan BBM yang diduga telah lama beroperasi.
Barang-barang penemuan saat penggerebekan
Dalam penggerebekan tersebut, aparat menemukan ratusan jerigen dengan kapasitas 35 liter disimpan di lahan kosong yang disewa oleh IA (36), Dusun Teteaka, Desa Tambangan, Kecamatan Kajang, Kabupaten Bulukumba.
Dalam penggerebekan ini, polisi mengamankan 52 jerigen berisi 750 liter BBM dan 825 BBM jenis solar serta 53 jerigen kosong, timbangan, pompa modifikasi, terpal, serta satu unit mobil pickup. "Penggerebekannya kami lakukan kemarin siang dan barang bukti ada lebih satu ton BBM jenis pertalite dan solar yang dikemas dalam jerigen."
"Barang bukti lainnya berupa jerigen kosong, pompa yang sudah dimodifikasi dan satu unit pickup," kata AKP Imran Hamid, Kasat Reskrim Polres Bulukumba yang dikonfirmasi Kompas.com melalui sambungan telepon pada Rabu (26/8/2026).
Ada puluhan barcode
Tak hanya itu, polisi juga mengamankan puluhan barcode pengisian BBM yang diduga digunakan oleh pelaku dalam menjalankan aksinya. Informasi yang dihimpun Kompas.com, pelaku menjalankan aksinya dengan cara membeli BBM bersubsidi di sejumlah SPBU di Kabupaten Bulukumba menggunakan pickup yang tangki BBM-nya sudah dimodifikasi.
Selanjutnya, ia memindahkan BBM dari tangki pickup ke jerigen menggunakan pompa modifikasi. Polisi menduga terduga pelaku menggunakan lebih dari 30 barcode pengguna BBM subsidi untuk membeli BBM dari sejumlah SPBU. Selain IA, polisi juga mengamankan ML (23), warga Kecamatan Kajang, Kabupaten Bulukumba.
BBM bersubsidi dijual kembali oleh terduga pelaku ke sejumlah petani dan nelayan dengan harga yang tinggi. "Mereka jual ke petani dan nelayan dengan harga yang tinggi dan kami duga aktivitas ini sudah lama berlangsung," ujar Imran.
AI dan ML serta seluruh barang bukti saat ini diamankan di Mapolres Bulukumba. Meski demikian, polisi masih melakukan pengembangan. Pasalnya, BBM bersubsidi ini diduga kuat dijual ke perusahaan industri tambang di Sulawesi Tenggara dan Sulawesi Tengah.
Sumber: Kompas.com
