• Jelajahi

    Copyright © Orbit News
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

     


    Iklan

    Halaman

    10 Jenazah Korban KM Virgo Transport 8 Kembali Ditemukan, Total Korban Tewas Terus Bertambah

    Kamis, 24 September 2026, September 24, 2026 WIB Last Updated 2026-09-24T03:04:13Z
    masukkan script iklan disini



    JAKARTA, Orbitnews.info -

    Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi menyatakan KMP Virgo Transport 8 yang tenggelam akan diupayakan untuk diangkat ke permukaan. Proses pengangkatan kapal tersebut akan mempertimbangkan kondisi korban yang kemungkinan masih berada di dalam kapal, sehingga penanganannya harus dilakukan secara hati-hati. 


    “Kalau memang di dalam masih ada korban, tentu kita harus hati-hati. Jangan sampai proses pengangkatan justru membuat kondisi korban menjadi lebih sulit untuk ditangani,” ujar Dudy di Jakarta, Rabu (23/9/2026). Dudy mengatakan proses evakuasi dan pengangkatan kapal membutuhkan perhitungan teknis.


    Tim di lapangan perlu memastikan metode yang digunakan tidak menimbulkan risiko tambahan, terutama apabila masih terdapat korban di dalam kapal.


    Menurutnya, kondisi kapal setelah tenggelam juga perlu menjadi pertimbangan sebelum proses pengangkatan dilakukan. Penanganan tidak hanya berfokus pada kapal, tetapi juga pada upaya pencarian dan evakuasi korban.


    Dudy menegaskan setiap langkah dalam proses penanganan kecelakaan harus mengutamakan keselamatan. Pemerintah bersama pihak terkait akan melihat kondisi di lapangan sebelum menentukan langkah selanjutnya. 


    “Kalau kita tahu di dalam masih ada korban, kita harus mempertimbangkan bagaimana cara mengangkatnya. Jadi jangan hanya berpikir kapalnya harus segera diangkat,” katanya.


    Update terbaru, Tim SAR gabungan kembali menemukan 10 jenazah korban kecelakaan KM Virgo di sekitar perairan Masalembo pada Kamis pagi, 24 September 2026. Penemuan tersebut menambah jumlah korban meninggal dunia yang berhasil dievakuasi dalam operasi pencarian dan penyelamatan.


     Sehari sebelumnya, tim penyelam Basarnas Special Group (BSG) bersama TNI AL juga berhasil mengevakuasi sembilan jenazah yang ditemukan terjebak di dalam bangkai kapal.


    Seluruh jenazah yang berhasil dievakuasi kemudian diterbangkan menggunakan helikopter Basarnas HR 3601 menuju Lanud Syamsudin Noor. Dari lokasi tersebut, jenazah selanjutnya dibawa ke RS Bhayangkara Banjarmasin untuk proses identifikasi. Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Kalimantan Selatan juga terus melakukan identifikasi terhadap korban.


    Hingga Rabu, tim DVI dilaporkan telah mengidentifikasi sedikitnya 14 jenazah menggunakan sejumlah data sekunder, termasuk rekam medis gigi. Proses pencarian korban di dalam bangkai kapal menghadapi sejumlah kendala. 


    Beberapa korban ditemukan dalam kondisi tersangkut atau terjepit pada bagian kapal, termasuk pembatas atau railing. Sebagian korban lainnya ditemukan di dalam ruangan kapal.


    Kondisi tersebut membuat tim penyelam harus bekerja secara hati-hati untuk mengevakuasi korban dari bangkai kapal. Tim SAR gabungan masih melanjutkan pencarian korban di sekitar lokasi kecelakaan. Operasi pencarian dilakukan dengan melibatkan sejumlah unsur SAR, termasuk Basarnas Special Group, TNI AL, serta tim gabungan lainnya. Proses identifikasi korban juga terus dilakukan setelah jenazah tiba di RS Bhayangkara Banjarmasin.


    Sumber: Kompas.com

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini