• Jelajahi

    Copyright © Orbit News
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

     


    Iklan

    Halaman

    Getaran Erupsi Gunung Anak Krakatau Terasa hingga Labuan Pandeglang, Warga Mulai Mengungsi

    Sabtu, 05 September 2026, September 05, 2026 WIB Last Updated 2026-09-05T01:52:40Z
    masukkan script iklan disini

     


    Jakarta - Orbitnews.info -

    Fauzan, warga Kampung Baru, Kecamatan Labuan, Pandeglang, merasakan getaran secara terus-menerus akibat erupsi Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda. Ia mengaku merasakan getaran tersebut sejak dini hari yang kini intensitasnya semakin kuat.

    Fauzan menceritakan bahwa pada Sabtu (5/9/2026), pintu rumahnya bergetar sejak pukul 01.00 WIB. Getaran tersebut tidak kunjung berhenti hingga pagi hari.


    Berdasarkan video yang dibagikan Fauzan, pintu rumahnya bergetar terus-menerus seperti ada orang yang berusaha membuka pintu secara paksa.


    Ia menyebutkan, hingga pukul 06.00 WIB, getaran awalnya hanya terasa pada bagian depan atau area pintu. Namun setelah itu, getaran menjadi makin kuat hingga menjangkau bagian belakang rumahnya.


    "Nah, di kamar belakang itu, di ruangan belakang jam 04.00 WIB masih belum terasa. Tapi di depan masih kayak gitu, masih gebrak-gebrak, masih continue," kata Fauzan saat dikonfirmasi, Sabtu (5/9/2026).


    "Nah, Salat Subuh masih bergetar. Sampai akhirnya jam 06.00 WIB atau 06.30 WIB itu nyampe ke belakang," ujarnya.


    Melihat getaran yang kian menguat, Fauzan bersama keluarganya akhirnya memutuskan untuk mengungsi. Ia memilih bertolak ke Kota Serang yang dinilai lebih aman dari dampak getaran.


    "Ya sudah move saja daripada khawatir, misalnya nauzubillahminzalik terjadi apa-apa, kan. Kita antisipasi lebih baik dari awal gitu loh untuk mengungsi. Akhirnya dari jam 06.30 WIB itu kita beres-beres barang-barang penting kayak baju segala macam, langsung meluncur ke Serang," tuturnya.


    "Jam 07.30 WIB tadi saya meninggalkan Labuan, jam 08.00 WIB... masih kayak gitu. Makanya kita cepat-cepat," ia menambahkan.


    Ia menyampaikan, kondisi jalanan di kawasan sekitar terpantau sepi dibandingkan biasanya. Beberapa warga Labuan lainnya juga dikabarkan mulai mengungsi sementara waktu.


    Ia menyebut wilayah pemukimannya di Labuan secara geografis berada di dataran yang lebih tinggi dan berjarak agak jauh dari bibir pantai. Kondisi ini membuatnya turut mengkhawatirkan keselamatan warga di area Pantai Carita yang jaraknya lebih dekat ke Gunung Anak Krakatau.


    "Yang di pantainya gitu, apalagi Carita. Makanya, aduh ini saja segini sudah getar, apalagi yang di sana," ungkapnya.

    Sumber: Detik.com

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini